JNE Regional Jateng-DIY Bantu Korban Banjir Bandang Grabag Magelang

12 May 2017

Mei 2017, Magelang – Bencana  banjir bandang yang melanda Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang pada Sabtu 29/4 masih menyisakan banyak kepedihan. Setidaknya 13 korban meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka karena banjir yang oleh hujan yang sangat deras mengguyur kawasan perbukitan di kaki pegunungan Andong dan Telomoyo itu beberapa hari terakhir.

Berbagai langkah untuk memberikan bantuan kepada para korban dilakukan, baik pemerintah daerah yang langsung membangun posko tanggap bencana di lokasi, maupun dari sektor swasta, salah satunya JNE yang juga merupakan bagian dari masyarakat disana. Kali ini, JNE Regional Jawa Tengah-DIY menggalang bantuan untuk meringankan beban para korban bencana banjir. Bahkan selain JNE Cabang Yogyakarta, Semarang, Solo, Magelang dan Cilacap, serta beberapa mitra JNE di wilayah Purworejo dan Temanggung pun turut berpartisipasi memberikan donasi.

Kurang dari satu minggu bantuan terkumpul dari seluruh JNE di wilayah Jateng-DIY. Tim JNE Magelang berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan yang bertugas di Posko Induk Sambungrejo guna mengidentifikasi kebutuhan dari para korban. Menurut Sekretaris Desa Sambungrejo, saat ini para korban membutuhkan bantuan berupa pakaian, obat-obatan, peralatan sekolah, serta keperluan dapur. Hal ini dilakukan dengan harapan bantuan yang diberikan nantinya dapat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan para korban.

Pada Jumat 5/5 bantuan diserahkan langsung oleh Marsudi, Head Of Regional Jateng-DIY didampingi oleh Adi Subagyo, Branch Manager JNE Yogyakarta, Bambang Kristiady, Branch Manager JNE Magelang beserta perwakilan karyawan JNE Jateng-DIY. Bantuan diterima oleh Sutrisno, Sekretaris Desa Sambungrejo di Posko Induk. Dalam penyerahan tersebut Marsudi menyampaikan, “Ksatria JNE itu harus siap mengantarkan kebahagiaan dimanapun dan kapanpun, bukan hanya saat bekerja tapi juga mendarah daging sehingga kita memiliki kepedulian dan kesetiakawanan sosial bagi lingkungan sekitarnya. Tagline JNE yaitu “Connecting Happiness”, tidak hanya sekedar slogan perusahaan tapi memiliki makna yang lebih dalam, dan itu perlu dipahami oleh seluruh personil”.  

Sementara itu, Mohammad Feriadi selaku Direktur Utama JNE menyampaikan rasa keprihatinan sangat mendalam atas bencana tersebut. Ia berharap kerjasama pengiriman bantuan ini dapat meringankan beban serta kehilangan yang dialami para korban.

Atas penyerahan bantuan ini, Sutrisno, Sekretaris Desa Sambungrejo  mewakili warga desa Sambungrejo mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan. “Berbagai barang sebagai bantuan yang diberikan oleh JNE sesuai dengan kebutuhan mendesak para korban saat ini. Semoga menjadi amal baik bagi JNE dan bermanfaat bagi warga desa”, pungkasnya.

Setelah penyerahan bantuan Marsudi beserta tim JNE meninjau lokasi yang terkena banjir bandang. Tampak beberapa alat berat yang lalu lalang membersihkan reruntuhan rumah, pohon, ranting serta memindahkan bebatuan. Tampak pula tim SAR yang masih berjaga karena dikhawatirkan terjadi banjir susulan, bahkan saat bakti sosial dilakukan cuaca dalam keadaan hujan.

Pada Januari lalu, JNE juga berperan aktif membantu penyaluran bantuan bagi korban banjir di Bima NTT. Sesuai dengan tagline JNE yaitu connecting happiness, kepedulian bagi sesama juga merupakan perhatian khusus bagi JNE sebagai bagian dari kegiatan CSR.

Customer Care (021) 2927 8888